Tentang cita-cita, semua orang pasti pernah mendamba 1 masa depan yang indah yang didalamnya dia nyaman dan hidup. Apalagi jika kita menanyakan perihal itu kepada anak-anak, tentu mereka juga mereka impiannya dimasa depan dengan segala pemikiran polos khas anak-anaknya.
Kali ini aku ingin bercerita tentang kisahku dengan 1 anak muridku, si MW. Sependek yang telah kuamati sejauh ini, MWmemang agak terlambat dari teman-temannya, baik dalam bahasa maupun kemampuan numerasasinya.
Namun siang itu, di jam istrahat dia meminta waktuku untuk menjawab keresahan hatinya. Kebetulan kami baru selesai belajar soal matematika yang didalamnya secara tersirat ada +,-,: dan ×. "Ibu guru, ajar sa, sa bingung"." Dibagian mana kamu bingung?"Tanyaku. "Ibu, semua". Aku sedikit kecewa mendengar pengakuan itu, tetapi ku coba menjelajahi pikirannya. "Ibu, soal panjang sampe, aa bingung kenapa buat soal panjang-panjang" Setelah kalimat pengakuan itu aku seperti mendapat ide.
"Oke, MW, Ibu guru mau tanya, kamu punya cita-cita? Kalau su besar, kamu mau jadi apa?" Dengan semangat dan mengacungkan telunjuk ke atas dia menjawab "Jadi koki" "Oh, jadi koki, baik su. Koki kerjanya buat apa?""Ibu, memasak toh". "Betul, koki memasak, tapi bukan sembarang memasak anakku. Koki harus bisa mengatur berapa banyak rica, bawang, minyak dll saat membuat satu masakan. Dan kamu tahu, koki koki itu mengggunakan matematika." "Masak tinggal masak toh Ibu, tra pakai matematika" jawabnya menimpali. "Kamu dengar Ibu ya, saat koki memasak dia harus bisa hitung akan memasak apa, berapa banyak, kapan, dan untuk berapa orang. Jadi kalau seorang koki tidak belajar matematika,apa yang terjadi?""Ibu, tidak karuan". "Nah, itu kamu tau. Sesederhana menambah garam, menghitung jumlah potongan daging, berapa lama memasak dan akan diberi untuk berapa orang, itu semua dengan bantuan matematika." "OHHHHH..., Ibu bantu sa, sa mau jadi koki" Lalu dia menyodorkan catatannya. Dia memintaku menjelaskan kembali materi soal cerita. Tentu aku senang, karena anak muridku baru saja belajar hal baru dari apa yang dipikirkannya.
Semoga suatu hari nanti kamu berhasil ya Nak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar