Bimbel sore kali itu ku fokuskan ke anak kelas VI. 7 anak bimbingan ku terlihat semangat dan ceria. Seperti ada pemandangan berbeda kaki ini, tapi aku masih belum tau ada apa.
Saat beralih dari soal no 2 ke no 3, aku melempar pertanyaan.
Kelas kembali riuh seperti biasanya. Namun kali ini ada yang berbeda.
Yap, jumpa anak yang mengangkat tangan. Kalau biasanya akan ada aja yang nampak tidak peduli, barangkali satu orang. Tapi kali ini, semua unjuk diri ingin didengar.
Mataku menangkap satu gambaran yang mahal. Kenapa mahal? Karena jarang.
Yap, Asaria. Muridku yang bisa dibilang cuek bebek itu juga ikut ambil bagian
"Ibu sa" Teriak anak-anak bersahutan.
Cepat kuarahkan mataku ke Asaria. Batinku bertanya "ada yang berbeda dengan anak ini". Tapi mulut memang kadang lebih cepat dari otak. Kuabaikan dia dan ku beri kesempatan kepada Yuni. Jelas hela napas tidak puasnya terdengar di setiap sudut kelas.
Kejadian itu berlangsung dua kali sampai akhirnya Asa buka suara
"Ibu, sa dulu kah? " Pinta Asa tidak sabar.
"Oke, silakan Asa." Ucapku memberinya kesempatan
"Ibu, kegiatan konsumsi toh?" jawabnya percaya diri lalu menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
Aku mulai menyadari sesuatu.
"Wah, betul sekali Asa. Ayo anak-anak kasih Applaus buat Asa" Pujiku.
Asa semakin menunjukkan wajah bangganya. Lalu mengangkat tangan lagi. "Ya, Asa. Ada yang mau ditanya? "
"Ibu, sa mau tanya. Ibu, lihat ada yang berbeda dari sa kah?? ".
" Apa e? "Tanyaku. Dia kembali menggaruk kepalanya dan terkesan menyisir dengan jari dan menyebar senyum manis ke seisi kelas.
Ohh, I see.
" Asa, kamu rambut baru? " Tanyaku dengan wajah excited
Asa terlihat tersipu dan semakin menebar pesonanya. "Ibu, betul"
Aku mengerti bahwa anak didikku ini ingin dinotice oleh gurunya. Walau sekadar pangkasn baru.
Kelas kembali riuh "Asa, baru"
"Hmm, pantes kamu berbeda hari ini. Lebih ganteng " Pujiku
"Makasih" Balas Asa malu-malu
Anak-anak langsung berdehem dan Yafet si spontan menimpali "Goeee. Kaka Asa"
Oh ternyata gara-gara rambut baru😁
Tidak ada komentar:
Posting Komentar