Minggu, 12 April 2026

Lagu ala Ibu Vera

 Flashback ke acara Paskah Camp 2026

Saat itu Kakak Vikaris membawakan sebuah ilustrasi tentang anak yg senang berdoa tetapi juga bekerja. Yap, seperti kata pepatah Batak "tangiang satonga ni ulaon" Artinya doa itu setengah dari kerja, masih 50%. Supaya penuh haruslah dilengkapi 50%nya lagi dgn bekerja. 

Aku ikut mengamati kegiatan di kursi paling belakang. Sampai tiba-tiba di sesi tanya jawab, satu anak didikku berkata lebih tepatnya menyanyi

"Ora et labora, ora et labora. Berdoa dan bekerja, bekerja dan berdoa, berjalan dalam terang, berjalan di dalam trang Tuhan" 

Anak-anak setimnya berusaha mengingat sepertinya lagu itu tidak asing. 

Hening sehenak, tiba-tiba seorang anak berteriak "a tau itu lagu ibu Vera punya"

Yg lain menimpali "ito, betul. Ibu Vera yg ajar kitong"

Kakak Vikaris hanya menanggapi lalu senyum dan meminta anak-anak menyanyikan kembali. Dengan semangat mereka memadu suara memenuhi ruangan gereja. 

Aku yg mengambil jarak sedari tadi mulai mendekati mereka. "Ayok, nyanyi sama-sama".

Namaku melekat di lagu sederhana yg kuajarkan ke mereka. Ekspresiku mungkin datar, tapi hati kecilku tidak berhenti terharu. 

Mungkin suatu saat mereka akan mengingaku karena aku hidup dalam setiap lagu yg kuajarkan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sepenuhnya percaya