Diary guru pedalaman
Anak-anak tumbuh dengan segala imajinasinya tentang kehidupan. Dari hal kontekstual sampai hal random yang bahkan belum pernah terpikirkan sebelumnya.
Di satu hari yang cerah, di jam istrahat ada beberapa siswaku memilih tetap duduk di kelas. Agaknya ada sesuatu yang harus dipecahkan hari itu juga karena di wajahnya jelas ada guratan tidak puas.
Beni: Ibu, Ibu pernah lihat dinosaurus?
Bu guru: Tidak anak, dinosaurus su punah.
Valentina: Ibu, punah itu apa?
3 orang anak lainnya kompak menjawab "su habis, su mati Valen"
Tiba-tiba Marko yg sedari tadi mengamati pembicaraan angkat suara
Marko: Ibu, ktong bisa ketemu dong di surga? Dinosaurus tra pung dosa toh? Berarti masuk surga. Ibu, sa mau masuk surga biar baku ketem deng dong. Tapi mati dulu.
Anak-anak yang lain lantas tertawa terbahak-bahak. Anak-anak sepolos itu loh. Ini ibu guru juga bingung mau jawab apa. 😆😆
Tidak ada komentar:
Posting Komentar