Sabtu, 08 November 2025

Rantai makanan, makan dan dimakan

Pelajaran kali ini yaitu tentang rantai makanan. Yap, rantai makanan atau biasa disebut peristiwa makan, memakan dan dimakan. Di dalam ada seleksi alam juga persaingan organisme. Yang kuat akan bertahan, sebaliknya yang lemah akan kalah. 

Karena persaingan untuk makan tersebut, akan ada konsekuensi atau akibat. Sebagai contoh dalam ekosistem sawah. 

Padu -> tikus -> ular->elang->pengurai

Padi yang berperan sebagai produsen, oleh sebab itu predatornya pastilah hewan pemakan tumbuhan (herbivora) atau pemakan segala (omnivora). Dalam contoh yg sudah ada, tikus sebagai konsumen 1, dan masuk ke jenis hewan omnivora. 

Nah, setelah mendemontrasikan alat peraga yang sudah kusiapkan dari rumah, aku ingin menguji pemahaman anak muridku. 

"Anak-anak, coba dengar Ibu. Jika tanaman padi hanya ada satu pokok, maka apa yg akan terjadi dengan tikus jika jumlah tikus ada banyak? 

Semua anak tidak sabaran memberikan pandangannya sampai Kelas benar-benar riuh. Aku berusaha mengkondusifkan kembali keadaan kelas dengan meminta pendapat satu persatu secara bergilir. 

Adapun tanggapan mereka, yaitu;

Yafet: Ibu tanam padi lain toh, biar tikus lain dapat. 

Yunus: Tikus lain makan dari dong 2 Ibu, baku bagi jadi cukup

Soki: Tikus lain cari makanan lain kah Ibu. Sagu ada banyak e. 

Wah, imajinasi anak-anak ya. Mereka seperti menemukan solusi praktis dari permasalahan alami. Itulah belajar kontekstual bukan berlaku pada teori. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sepenuhnya percaya